​13 Langkah Mencapai IPK Tinggi Agar Kamu Lulus “Cum Laude”

Lulusan dengan IPK Cumlaude yang membanggakan untuk diri sendiri dan orang tua.

by Nindyaning Puspamelati
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) saat kuliah menentukan sekali untuk kelulusan seseorang. Memang sebaiknya jangan jadi mahasiswa Kupu-kupu/Kuliah Pulang-Kuliah Pulang. Banyak yang berprinsip untuk apa lulus Cumlaude namun tidak bisa apa-apa. Tapi bukan berarti juga menyepelekan nilai-nilai kita begitu saja. Karena betapa bangganya orang tua saat wisuda tersebut anaknya sebagai Mahasiswa dengan prestasi nilai Cumlaude. Siapa yang tidak bangga dengan hal seperti itu?
Berikut ini tips untuk mendapatkan Nilai Cumlaude namun tidak sekedar Cumlaude.
1. Buat Tulisan di Buku dan Kertas di Tembok
Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Membuat tulisan di secarik kertas tentang harapan-harapan yang ingin diwujudkan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Tulisan tersebut bisa kalian tulis dalam buku harian atau dalam sebuah kertas dan di tempel di dinding. Sehingga setiap kali kalian melihat kalian akan terus termotivasi untuk mewujudkannya. Buat harapan tersebut secara detail, seperti “Lulus Percepatan (2,5 Tahun/3.5 Tahun) Cumlaude dengan IPK >3.5”.
2. Kosongkan Pikiran Saat Menerima Materi
Materi-materi yang pernah kita dapatkan saat SMA kemungkinan akan dibahas lagi dalam perkuliahan. Ini yang membuat kebanyakan dari kita terlalu merehkan dengan materi-materi tersebut. “Ah udah pernah”. Tapi sebaiknya coba kosongkan pikiran kita saat menerima ilmu, ibarat
    Gelas Kosong yang Siap Menerima Air Untuk di Isi 
Karena ketika kita mengosongkan pikiran kita tersebut, kita akan siap menerima materi-materi apapun. Apalagi Pendidikan semakin luas dan berkembang. Kemungkinan dibangku kuliah kita akan mendapatkan materi baru, meskipun kita sudah pernah mendapatkan materi tersebut sebelumnya.
3. Kerjakan Tugas yang di Berikan Dosen Tepat Waktu
Kadang kita sering mengeluh terhadap tugas-tugas yang diberikan Dosen ataupun Asisten. Hingga akhirnya kita malas untuk mengerjakan tugas tersebut. Sebenarnya malas karena kita belum paham dengan materinya, atau tugas yang terlalu banyak. Baru melihat soalnya kita sudah malas untuk mengerjakan, ini yang menyebabkan tugas-tugas kita ngaret untuk dikumpulkan. Padahal sebenarnya Dosen kita memiliki waktu tersendiri dan sudah memperhitungkan kapan tugas tersebut dapat dikumpulkan. Usahakan mengumpulkan tugas tepat waktu, karena itu juga berpengaruh pada penilaian nantinya.
4. Tonjolkan Diri Selama Perkuliahan
Sama saat kita TK sampai SMA, ketika ada dosen yang memberikan pertanyaan dan menginginkan mahasiswanya untuk maju kedepan menyelesaikan pertanyaan/soal, maka itu memiliki nilai tambah tersendiri bagi dosen. Jangan pernah malu, jangan pernah takut salah. Jika ada kesempatan itu gunakan sebaik-baiknya. Kalau memang pekerjaan kita salah pasti akan dikoreksi bersama dengan dosen dan teman-teman lainnya. Yang penting coba tonjolkan diri kalian. Bisa dikatakan cari muka, tapi ke arah yang positif loh yah. Apalagi jika dalam satu kelas banyak yang bersemangat untuk Maju kedepan kelas mengerjakan soal, pasti Dosen kalian juga akan memberikan penilaian yang baik untuk kelas secara keseluruhan.
5. Bertanya Jika Belum Paham
Jangan pernah takut dikatakan Bodoh. Jika memang belum paham tanyakan. Jangan pernah malu dengan teman sendiri, karena kemungkinan saat kamu bertanya, ada juga teman kalian yang belum paham dengan materi yang disampaikan Dosen/Asisten.
6. Jangan Bolos
Absensi sangat berpengaruh pada penilaian attitude kita. Bukan kaya sinetron yang kuliah-pacaran-pulang-nongkrong. Saat kuliah kita ga bisa melakukan hal tersebut. Jika dipikir secara logika, ketika kita bolos kuliah tidak akan tahu informasi apa yang disampaikan dosen. Padahal kemungkinan bisa saja Dosen memberikan Kisi-kisi untuk ujian. Kan Rugi kalau kita terus-terusan bolos tanpa tahu apapun.
7. Buat Catatan yang Lengkap
Usahakan memiliki buku catatan seperti saat SD sampai SMA, dimana setiap mata kuliah memiliki satu buku catatan. Jika kita menggunakan Binder File tidak akan tertata dengan baik isi catatan kita. Kecuali kalau kalian terbiasa menggunakan Binder File.
Pengelompokan buku catatan sesuai dengan mata kuliah dapat membantu kita untuk mempelajari materi perkuliahan dengan baik. Catatan yang lengkap juga sangat berpengaruh terhadap pemahaman kita. Karena jika kita hanya mempelajari dari Power Point dosen suatu saat kita akan lupa.
Buat tulisan dengan pulpen warna yang berbeda untuk membuat catatan agar lebih rapi. Warna pada catatan dapat digunakan untuk menggolongkan suatu materi. Catat apa yang disampaikan dosen dan materi tersebut tidak ada di Power Point.
8. Coba Ikuti Program Beasiswa
Ketika kita mengikuti program Beasiswa, otomatis kita akan terpacu untuk tetap stabil atau meningkatkan IPK kita. Tapi jika memang tidak sanggup untuk mengikuti program Beasiswa tersebut, karena tersendat pada persyaratan-persyaratannya kita bisa mengikuti kegiatan yang dilakukan teman-teman penerima Beasiswa.
9. Aktif di BEM/UKM/Asisten Dosen/Praktikum
Menjadi mahasiswa aktif adalah pilihan. Tak jarang banyak mahasiswa aktif di organisasi kampus namun justru membuat IPK turun. Jika tidak sanggup menjadi anggota pengurus BEM kita bisa menjadi anggota UKM. Pilih UKM sesuai Hobi kita, karena kita akan berkembang bersama UKM tersebut dan tidak akan terbebani.
Selain itu menjadi Asisten Dosen/Asisten Praktikum juga sangat menguntungkan. Meskipun kita akan banyak menghabiskan waktu di kampus, namun kita akan terus belajar pada materi-materi yang ada. Tidak hanya akan mendapatkan Gaji tapi nilai Praktikum serta Mata Kuliah pendukungnya pun juga akan baik.
10. Atur Waktu Sebaik Mungkin
Gampang-gampang sulit untuk mengatur waktu saat kuliah. Jika pagi hari harus mengikuti perkuliahan, dan siang sampai malam harus mengikuti Praktikum, usahakan saat malam kita masih bisa mengerjakan Tugas dari Dosen. Jika di siang hari ada jam kosong, gunakan waktu untuk istirahat 15-30 menit untuk Tidur juga sangat cukup.
11. Menjelang Ujian, Cari Soal-soal Tahun Sebelumnya di Perpustakaan
Soal-soal ujian yang dibuat biasanya memiliki perbedaan sedikit, bahkan ada juga yang sama. Semua tergantung Dosennya. Jika Dosen Mata kuliah kita sama dengan Tahun-tahun Sebelumnya, kemungkinan soal-soal ujiannya tidak jauh dari soal yang pernah dikeluarkan.
Biasanya Perpustakaan kampus memiliki arsip soal-soal tersebut. Minta izin dengan pihak perpustakaan untuk fotokopi soal tersebut. Atau jika Smartphone kita sudah canggih kita bisa foto soal tersebut, sehingga kita tidak mengeluarkan uang untuk fotokopi.
12. Sering Sharing Materi dengan Teman
Sharing materi dengan teman kita tidak akan menghilangkan materi yang pernah kita dapat Kok. Jangan pelit-pelit yah!
Ketika kita seolah-olah menjadi dosen teman kita sendiri, tapi kita gunakan dalam bentuk diskusi bersama justru akan meningkatkan pengetahuan kita. Buat soal-soal sendiri dari materi kuliah dan bagikan dengan teman-teman yang lain, kerjakan bersama lalu cocokan hasilnya. Nanti akan terlihat mana yang kesulitan mengerjakan. Baru kita bantu penjelasan ulang materi yang teman kita belum pahami betul.
13. Tulis Kontrak Kuliah di Halaman Awal Catatan
Saat pertama kali masuk perkuliahan, biasanya setiap dosen memberikan Kontrak Kuliah. Seperti Prosentase penilaian, misal UTS 20%, UAS 30%, Tugas Besar 40%, Quiz 10%. Catat kontrak kuliah tersebut di halaman awal buku catatan. Dan biasanya ada kontrak-kontrak tambahan, semua tergantung masing-masing dosen. Misal seperti Terlambat 5 Menit tidak boleh masuk ruang kelas, atau Boleh memakai Sandal dan makan di kelas. Kontrak itu berpengaruh pada kedisiplinan kita.
Demikian Tips untuk kalian yang mau punya IPK Cumlaude tapi bukan hanya di angka saja. Selamat Mencoba yah!

Iklan

Tentang millaoctaviana

Di belakang pria yang sukses bukanlah seorang wanita, mereka ada disampingnya, bersamanya, bukan dibelakangnya.
Pos ini dipublikasikan di Tanpa kategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s